Liburan Akhir Tahun:
Makin banyak pilihan
As appeared on Bisnis Indonesia, 7 December 2003
Masyarakat Indonesia makin leluasa dalam merancang
liburan akhir tahunnya, karena jauh-jauh hari biro perjalanan
wisata (BPW) sudah menawarkan program paket tour dengan
memberikan berbagai kemudahan dalam mengurus dokumen
perjalanan, paket hemat (pahe) bahkan juga dibanjiri
hadiah.
Pokoknya konsumen mempunyai banyak pilihan untuk berwisata
dari Bali, Lombok, Yogyakarta hingga ke mancanegara,
menjelajah antar benua.
Kalau biro perjalanan wisata lainnya gencar berkampanye
lewat iklan, Pacto Convex Ltd biro travel yang biasa
menangani meeting, incentive, convention dan exhibition
ini memilih sistem tailor made product untuk memenuhi
permintaan khusus (special design tour package dari
individual, keluarga maupun rombongan.
Menurut Ika Nazaruddin, public relations manager Pacto
Convex Ltd untuk menjaring konsumen yang akan menikmati
liburan akhir tahun itu, pihaknya bukan hanya menawarkan
Bali tetapi juga sejumlah daerah tujuan wisata lainnya.
Bagi perusahaannya, daerah seperti Yogyakarta, Jawa
Timur, Padang, Medan, Menado dan Bintan tak kalah menarik
dibanding dengan Pulau Dewata. Kendati begitu dia mengakui
sampai saat ini Bali memang masih menduduki urutan teratas
untuk penawaran
Untuk menyambut perayaan Natal dan Tahun Baru, perusahaan
yang kini mempunyai 10 kantor cabang di kota-kota besar
di Indonesia ini jauh-jauh hari sudah gencar menawarkan
paket liburan ke ke Singapore, Kuala Lumpur (Kuala Lumpur
- Genting Package), Bangkok (Bangkok & Phi Phi Island),
Hong Kong, East Coast USA & Canada, dan Holly Land
& Europe. "Semua peserta paket tour tersebut
akan berangkat tepat pada hari Natal," ujarnya.
Harga paket wisata akhir tahun, jelasnya, memang sedikit
lebih tinggi dibanding di hari-hari biasa karena adanya
surcharge yang dikenakan oleh airline dan hotel pada
tiap peak season.
Tak jauh beda dengan perusahaan BPW umumnya, Pacto,
kata Ika, juga menyasar wisatawan individual termasuk
didalamnya keluarga maupun perseorangan dan group. Lebih-lebih
mereka yang menginginkan paket wisata khusus (special
design tour package).
"Biasanya mereka datang dari kalangan menengah
atas maupun eksekutif yang menginginkan pelayanan khusus
dan pilihan objek wisata tertentu sesuai minat dan selera
mereka, dengan waktu tour bisa dirancang pendek ataupun
panjang sesuai kebutuhan mereka," paparnya.
"Sampai saat ini, Pacto sudah menerima reservation
untuk seluruh jenis paket tour dan yang terbanyak adalah
special tour design package ke luar negeri, untuk negara-negara
Asean, Eropa, Amerika dan Australia. Jadi para eksekutif
dan keluarganya itu merancang sendiri kemana yang mereka
ingin kunjungi, tentu dengan panduan kami," papar
Ika.
Dia memperkirakan pemesanan paket bisa mendadak melonjak
pada saat menjelang Natal dan Tahun baru. Kebiasaan
masyarakat itu tidak menjadi masalah sepanjang tujuan
yang dipilih itu wisata domestik atau negara di kawasan
Asean yang tidak memerlukan visa.
"Sebenarnya peminat tour ke Eropa, Amerika dan
Australia tidak kalah banyak, namun sering gagal karena
terbentur urusan visa dan keterbatasan seat airlines,
karena ya itu tadi orang Indonesia itu sukanya dadakan
tidak merencanakan liburanya jauh-jauh hari," papar
Ika.
Hal ini, juga diakui oleh Rudiana, Direktur pemasaran
Wita Tours. Daerah kunjungan wisata yang masih menjadi
favorit masyarakat adalah Bali, untuk kategori domestik,
sedangkan Asia yang banyak menjadi incaran yaitu Jepang
dan Korea.
"Tujuan wisata yang diminati oleh pelanggan biasanya
masih tergolong klasik. Untuk paket akhir tahun misalnya
sama seperti yang ditawarkan tahun-tahun sebelumnya,
meskipun daerah kunjungannya ada yang mengalami perubahan,"
tuturnya.
Namun bila Wita Tours memberikan penawaran untuk tujuan
Internasional seperti Eropa dan Afrika Selatan, selalu
saja mendapatkan antusias yang cukup besar dari konsumen.
Meski 'badai' sudah berlalu tapi sampai saat ini dampaknya
masih terasa, ujar Rudiana. Bisnis sudah membaik menuju
arah normal, tapi BPW belum bisa mencapai target tertentu.
"Masyarakat sudah cukup antusias kok terbukti,
dari paket yang ditawarkan akhir tahun sudah habis dipesan
sebulan sebelum keberangkatan,"
Hambatan seat
Satu hal yang menjadi penghambat pihaknya adalah terbatasnya
bangku untuk penerbangan tujuan domestik. Pasalnya,
meskipun peminatnya banyak tetapi bangku terbatas sementara
agen perjalanan tidak dapat berbuat apa-apa karena hal
itu dalam kendali perusahaan penerbangan.
Hal yang sama juga dialami oleh Panorama Tours yang
mengalami over book dalam penyediaan seat pesawat. Menurut
Rama Tirtawisata, Managing Director, Panorama Tours-Travel
Management Company (TMC), hal itu karena permintaan
yang tinggi dari banyak pihak pada hari yang sama untuk
kebutuhan masa liburan akhir tahun ini.
Untuk menanggulangi hal tersebut, pihaknya telah menyediakan
charter flight yang hanya dikhususkan bagi Panorama
Tours saja. Pesawat tersebut memang sengaja disediakan
untuk mengantisipasi kurangnya armada pesawat terbang.
Namun menurutnya, pesawat ini hanya bisa diperuntukkan
untuk paket perjalanan wisata domestik.
Untuk paket akhir tahun pihaknya, menyediakan beberapa
daerah tujuan yang unik. Seperti Rayong suatu wilayah
yang terdapat di negara Gajah Putih. Disana terdapat
objek wisata perkebunan yang sangat unik dan wisatawan
diperbolehkan untuk menikmati buah-buahan khas Bangkok
langsung dari pohonnya.
Rama menjelaskan, sampai saat ini pihaknya terus mencari
daerah-daerah yang unik untuk dapat dimasukan ke dalam
paket-paket wisata yang ditawarkan. Liburan akhir tahun,
biasanya memang didominasi oleh kalangan profesional.
Untuk itu, banyak daerah-daerah baru yang ditawarkan
seperti Afrika Selatan, Eropa Timur, Mediteranian, Horbin
suatu daerah di Cina dimana sedang berlangsung festival
es. (m2/dw) |